Dua Mesin Pesawat TransAsia Mati

JATUH: Pesawat jatuh di Sungai Keelung dalam penerbangan ke Pulau Kinmen. (BBC)

JATUH: Pesawat jatuh di Sungai Keelung dalam penerbangan ke Pulau Kinmen. (BBC)

JATUH: Pesawat jatuh di Sungai Keelung dalam penerbangan ke Pulau Kinmen. (BBC)

TAIPEI (WARTATOP.COM)– Dewan Keselamatan Penerbangan Taiwan mengatakan kedua mesin pesawat terbang TransAsia Airways yang jatuh pekan ini gagal bekerja.

Berdasarkan data kotak hitam, aliran listrik ke kedua mesin pesawat putus. Pilot berusaha mematikan dan menghidupkan lagi mesin-mesin tetapi usaha tersebut gagal.

“Mesin pertama mengalami masalah 37 detik setelah lepas landas pada ketinggian 1.200 kaki,” kata Direktur Dewan Keselamatan Penerbangan, Thomas Wang.

Jenazah pilot, Liao Chien-tsung, ditemukan dalam keadaan masih memegang tuas kendali.

Pilot tersebut mendapat banyak pujian atas usahanya untuk menyelamatkan pesawat dan menghindari jatuhnya korban di darat, di antaranya dengan melakukan manuver di antara gedung-gedung apartemen sebelum pesawat menabrak jembatan layang dan jatuh ke Sungai Keelung, Rabu (04/02).

Penerbangan pesawat baling-baling TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 membawa 58 penumpang dan awak pesawat, setidaknya 35 orang tewas. Lima belas orang selamat dan delapan jenazah belum ditemukan sejauh ini.

Pesawat bertolak dari Bandara Songshan, Taipei, menuju Pulau Kinmen. (BBC)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*