Polisi Gerebek Tempat Penampungan TKI Ilegal di Bekasi

JAKARTA (WARTATOP) — Tempat penampungan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa izin di sekitar Mustika Jaya, Bekasi, digerebek aparat Polres Kota Bekasi.

Menurut Kapolresta Bekasi Kombes Umar S Fana, di Jakarta, Rabu, penggerebekan dilakukan kemarin sore. Aparat mengamankan RB (26), RO (26), CAS (34) dan AS (28).

“Keempat orang itu diperiksa secara intensif oleh aparat kami untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya, Rabu.

Di samping mengamankan empat orang pengelola penampungan TKI ilegal itu, aparat polisi juga menyita 68 paspor, dokumen TKI, mesin cetak (printer) dan stempel PT MH.

Para TKI yang menempati penampungan itu diduga akan dipekerjakan di Taiwan berdasarkan kerja sama dengan agen di negara tersebut.

“Pengelola mengurus dokumen calon TKI seperti paspor, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan surat izin. Pengelola penampungan itu lalu mengurus visa dan membeli tiket pesawat rute Jakarta-Taiwan bagi para calon TKI,” paparnya.

Setelah mengurus dan memberangkatkan TKI, agen itu menerima uang Rp12 juta dari setiap calon TKI. Dari penggerebekan itu polisi menetapkan tersangka RO yang dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 4 Undang-Undang Tindak pidana Perdagangan Orang. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*