Pengembangan Pendidikan Berkualitas Butuh Dana Besar

JAKARTA (WARTATOP) – Pendidikan adalah aset yang sangat berharga. Karena itu keberadaan dan pengembangannya harus terus dijaga oleh seluruh stakeholder-nya, terutama para praktisi di dunia pendidikan.

“Peran pendidikan sangat penting dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berkarakter yang memiliki kualifikasi kemampuan sesuai dengan tuntutan perkembangan kehidupan manusia saat ini,” papar pakar pendidikan, Dr. H. Suharto, MM, M.Pd.

Ia menegaskan hal tersebut di sela-sela Pertemuan Orang Tua Murid Kelas 7, 8, dan 9 SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan di Jakarta, Sabtu (4/8). Hadir dalam pertemuan yang dipimpin oleh Kepala SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan, Drs. Nasikhun, MA, itu para guru dan orang tua murid.

Sejalan dengan hal itu, kata pejabat di Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu, semua pihak harus memberi perhatian yang besar terhadap upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. Tidak saja pemerintah, tetapi juga kalangan swasta baik secara kelembagaan maupun pribadi.

Menurutnya, pengembangan pendidikan berkualitas membutuhkan dana yang besar. Kenyataan seperti itu harus dipahami oleh pemerintah dan kalangan masyarakat, terutama para orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di lembaga pendidikan swasta yang berkualitas.

Ia menegaskan selama ini perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan berkualitas di tanah air sudah sangat besar. Sayangnya, perhatian pemerintah tersebut umumnya terfokus pada pengembangan pendidikan berkualitas di sekolah-sekolah negeri.

“Seharusnya pemerintah juga memberikan perhatian yang besar terhadap upaya pengembangan pendidikan berkualitas di sekolah-sekolah swasta. Hal itu penting, agar sekolah-sekolah swasta di tanah air bisa berkembang seperti sekolah-sekolah negeri yang menjadi unggulann di masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, ungkap Suharto, masyarakat, khususnya orang tua siswa, juga perlu diberi pemahaman yang mendalam tentang mahalnya biaya pengembangan pendidikan berkualitas di sekolah swasta. Langkah itu diperlukan agar mereka tidak mengeluh saat dimintai kontribusinya yang besar terhadap upaya pengembangan pendidikan berkualitas di sekolah swasta.

Berkaitan dengan hal tersebut, katanya, para orang tua siswa dari kalangan mampu seharusnya tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri berkualitas yang gratis. Mereka sudah semestinya menyerahkan anak-anaknya ke sekolah swasta berkualitas yang membutuhkan kontribusi orang tua siswa, terutama dalam menyediakan dana pendidikan. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*