Sekolah Al Azhar Harus Kembangkan Program Implementasi Pembelajaran Secara Terarah

JAKARTA (WARTATOP) – Implementasi pembelajaran di kelas harus dikembangkan secara terarah oleh seluruh lembaga pendidikan di lingkungan YPI (Yayasan Pesantren Islam) Al Azhar. Sejalan dengan hal itu, maka sudah seharusnya setiap murid di sekolah-sekolah Al Azhar diberi kesempatan untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung implementasi tersebut.

“Untuk itulah saya sangat mengapresiasi kegiatan ‘Coalesce’ yang diselenggarakan oleh murid-murid SMA Islam Al Azhar 1 pada hari ini dan besok,” ujar Ketua Umum YPI Al Azhar, Drs. H Sobirin HS.

Ia menegaskan hal tersebut saat membuka ‘Coalesce’ di Kampus SMA Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11). Hadir dalam kegiatan tahunan SMA Islam ternama di Jakarta itu antara lain sejumlah kepala direktorat di lingkungan YPI Al Azhar, sejumlah kepala SMAI Al Azhar, pengurus Jam’iyyah SMAI Al Azhar 1, para guru, serta seluruh murid SMAI Al Azhar 1.

Menurut Sobirin, penyelenggaraan ‘Coalesce’ sangat efektif untuk melatih anak-anak mengimplementasikan program pembelajaran di kelas ke dalam berbagai kegiatan nyata di masyarakat. Kegiatan itu bahkan diyakininya akan mampu memberi bekal yang memadai kepada para lulusan pendidikan di Al Azhar saat mereka terjun di masyarakat.

“Memang, manfaat secara nyata dari kegiatan seperti ini baru akan mereka rasakan sekitar 5 atau bahkan 10 tahun yang akan datang. Namun, saya yakin kegiatan ‘Coalesce’ atau kegiatan lainnya yang sejenis akan menyebabkan masa depan para lulusan pendidikan di Al Azhar menjadi lebih gemilang,” paparnya.

Kepala SMA Islam Al Azhar 1 Jakarta, Ngadiman, MPd menambahkan kegiatan ‘Coalesce’ yang digagas oleh anak-anak didiknya itu diyakini dapat mengasah berbagai kecerdasan yang dimiliki oleh mereka. Salah satunya, kata Ngadiman, adalah kecerdasan linguistik.

“Minimal dengan kegiatan ini anak-anak, terutama para panitia, dilatih untuk bisa berdiplomasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan penyelenggaraan ‘Coalesce’,” paparnya.

Di samping itu, kegiatan ‘Coalesce’ juga akan mampu meningkatkan kecerdasan musikal, kinetik, logika, dan lainnya. Jadi, ungkapnya, kegiatan tersebut bisa menjadi ajang pengembangan seluruh kecerdasan anak.

Menurut Ketua Panitia ‘Coalesce’ SMAI Al Azhar 1, Abdul Rafi, kegiatan ‘Coalesce’ yang bertema ‘Pop Java’ itu selain menyajikan sejumlah tampilan band, tari, dan talk show, juga menyediakan bazar berbagai produk asli Indonesia. “Kami ingin mengangkat produk-produk asli Indonesia agar lebih terkenal melalui ‘Coalesce’ ini,” jelasnya. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*