JPN Kejari Amankan Aset Kendaraan Milik Pemkot Pekanbaru

Kasi Datun Kejari Pekanbaru Ridwan Daniel SH MH

PEKANBARU- (WARTATOP)-Tim JPN Kejaksaan Negeri Pekanbaru tengah berupaya mengamankan aset kendaraan dan lainnya milik Pemerintah Kota Pekanbaru yang dikuasai pihak lain.

Kasi Datun Kejari Kota Pekanbaru Ridwan Daniel SH mengungkapkan pihaknya kini tengah memanggil sebanyak lima perwakilan institusi yang disinyalir menguasai aset kendaraan tersebut.

“Kami telah mengundang lima pihak pada Rabu (2/6) dalam memastikan keberadaan aset kendaraan dan berupaya untuk melakukan penarikan terhadap aset kendaraan yang dikuasai pihak lain,” ungkap Daniel Ridwan.

Dari lima perwakilan institusi yang diundang ada empat yang hadir

Diantaranya empat institusi itu adalah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, dan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru. Sementara yang tidak hadir adalah Pengurus Mesjid Arrahman.

“Untuk (Dinas) Ketapang, Kominfo dan Bagian Umum sudah bersedia dan mendukung Tim JPN dalam penataan aset mobil dinas Pemko Pekanbaru,” sebut Ridwan.

“Khusus untuk (Dinas) Ketapang memang berada dikuasai pihak Ketapang, yang difungsikan untuk operasional Dinas Ketapang,” sambung mantan Kasi Analisis pada Sub Direktorat Bantuan Hukum TUN di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sementara terhadap LAMR Pekanbaru, Tim JPN masih mendalami keberadaan kendaraan dinas tersebut. Hal itu dikarenakan pengurus yang baru tidak memiliki data kendaraan dimaksud.

“Berhubung data-data yang ada di LAMR Kota Pekanbaru hilang. Kami mendapat info dan sedang menelusuri dari mantan karyawan yang mengetahui dari siapa saja yang menguasai mobil dinas tersebut. Insya Allah, secepatnya kami undang ke kantor,” imbuh Ridwan.

Pemkot Pekanbaru menggandeng Kejari guna penarikan 14 unit mobil dinas yang masih dikuasai pihak lain.

Belasan mobil dinas itu sebelumnya tercatat di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru. Dari jumlah itu, dua unit sudah berhasil dikembalikan ke Pemkot Pekanbaru.

“Untuk yang sudah menyerahkan secara fisik ada 2 unit,” jelas Ridwan Dahniel.

Selain mobil dinas, Kejari Pekanbaru juga menerima 3 Surat Kuasa Khusus (SKK) terkait aset tanah yang juga dikuasai pihak lain.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan pihaknya tengah menata aset milik Pemkot termasuk yang masih dikuasai pihak lain.

“Masih ada (yang dikuasai pihak lain). Kita minta agar bisa mengembalikan kendaraan dinas tersebut,” kata M Jamil.

Menurut dia Pemkot Pekanbaru juga mendata kendaraan dinas yang masih dikuasai oknum mantan pejabat pemerintah.

Proses penataan aset kendaraan dinas ini juga menggandeng Kejari Pekanbaru.(ris)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*