Kejari Surabaya Terima Pelimpahan Kasus Lamborghini

SURABAYA (WARTATOP)– Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur, menerima pelimpahan berkas dan tersangka kasus kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan cepat Lamborghini dari penyidik Polrestabes setempat.

Salah seorang staf Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Siswanto, Kamis, mengatakan, Kamis ini merupakan jadwal pelimpahan kasus Lamborghini.

“Hari ini memang jadwal pelimpahan kasus kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan Lamborghini,” katanya.

Penyerahan tersangka perkara kecelakaan ini dilakukan setelah jaksa menyatakan berkas perkara ini sempurna (P21) pada beberapa hari lalu.

Selain tersangka berinisial WL, kata dia, penyidik juga menyerahkan barang bukti di antaranya mobil Lamborghini milik tersangka dan sepeda motor yang ikut diseruduk pada peristiwa kecelakaan maut tersebut.

Sementara, mobil Lamborghini milik WL sudah terparkir di halaman kantor Kejari Surabaya. Mobil supercepat itu ditutupi terpal warna putih pucat. Kerusakan parah akibat kecelakaan tampak terlihat pada bodi samping dan ban mobil yang tak tertutup terpal.

Adapun barang bukti sepeda motor korban yang diserahkan ke Kejaksaan ialah Honda Beat warna putih bernopol L4101WO. Motor yang bagian depannya ringsek itu dibiarkan di depan Lamborghini tanpa ditutup terpal.

Sementara itu, kakak kadung WL, Wina L, mengatakan kondisi kesehatan adiknya sampai kini masih baik.

“Setiap membesuk, kami lihat kesehatannya baik. Dia juga curhat siap hadapi kasusnya,” katanya.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut ini terjadi pada Minggu pagi, 29 November 2015, di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya. Lamborghini yang melaju kencang tiba-tiba oleng ke kiri dan menyeruduk warung STMJ di kiri jalan.

Akibatnya, pembeli STMJ, Kuswarijono (51), meninggal di lokasi kejadian. Dua orang lainnya, Mujianto (45) dan Srikanti (41), luka-luka. Polisi menetapkan pengemudi Lamborghini, WL, sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 310 ayat (2) dan (4) UU Angkutan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (nt)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*