KPK Kembali Periksa Wakil Ketua DPRD DKI Terkait Raperda Reklamasi

JAKARTA (WARTATOP) — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik kembali diperiksa oleh KPK dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pemberian hadiah terkait pembahasan rancangan peraturan daerah tentang reklamasi dan penataan pesisir Pantai Utara Jakarta.

M Taufik yang pernah diperiksa KPK pada 11 April 2016 dalam kasus yang sama, tiba di gedung KPK, Senin. Menurutnya, pemeriksaan pihaknya oleh KPK pada 11 April 2016 untuk kepentingan penyidikan Trinanda, sedangkan kali ini untuk dua tersangka lainnya, Sanusi atau Ariesman.

“Saat diperiksa pada 11 April 2016 lalu, saya ditanya mengenai mekanisme pembahasan raperda itu,” ungkapnya.

Ketika ditanya tentang pertemuan antara DPRD DKI Jakarta dengan bos PT Agung Sedayu Group Sugiyanto Kusuma alias Aguan, politisi Partai Gerindra tersebut enggan menanggapi. Ia menyarankan agar awak media menanyakan hal itu kepada Ketua DPRD DKI Jakarta.

Pada hari ini KPK juga memanggil saksi lain yaitu Presiden Direktur PT Kapuk Naga Indah Nono Sampono yang juga anggota DPD 2014-2019, Kepala Sub-Bagian Raperda DPRD DKI Jakarta Dameria Hutagalung, Wakil Ketua Baleg DPRD Jakarta Merry Hotma, ajudan M Taufik, Riki Sudani, serta Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.

Untuk kasus tersebut, KPK telah menetapkan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Arieswan Widjaja dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro sebagai tersangka pemberi suap sebesar Rp2 miliar kepada Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Hal itu terkait pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035, dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*