Pemkot Bekasi Akan Cabut Izin Operasional RS yang Gunakan Vaksin Palsu

JAKARTA (WARTATOP) — Sanksi tegas berupa pencabutan izin operasional akan diberlakukan oleh Pemkot Bekasi bila tiga rumah sakit yang kini terindikasi menggunakan vaksin palsu kembali mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Menurut Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu di Bekasi, Jumat, pihaknya akan memberi tindakan tegas. Jika rumah sakit itu masih menggunakan vaksin palsu, maka izin operasionalnya akan dicabut.

“Kami belum dapat memberikan sanksi tegas karena ketiga rumah sakit di Kota Bekasi yang terindikasi menggunakan vaksin palsu kepada pasiennya masih dalam penanganan pihak kepolisian. Kami mengedepankan azas praduga tak bersalah,” tagasnya.

Ketiga rumah sakit swasta yang terindikasi menggunakan vaksin palsu antara lain RS Elizabeth di Jalan Narogong, Bantargebang, RS Permata Jalan Legenda Raya Mustikajaya, dan RS Hosana Medica di Jalan Pramuka Rawalumbu.

Saat ini pihaknya menyerahkan sanksi hukum terhadap tiga rumah sakit itu kepada kepolisian lewat penyelidikan kasus yang telah dilakukan. Namun, bila ke depan mereka masih mengulangi, maka pencabutan izin operasional akan dilakukan.

“Sanksi tegas itu juga berlaku kepada 38 rumah sakit swasta di Kota Bekasi serta 300 klinik di 12 kecamatan setempat,” paparnya.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi rumah sakit di Kota Bekasi yang menggunakan vaksin palsu. Karena itu, pihaknya akan memperketat pengawasan mulai dari hulu hingga hilir distribusi obat maupun vaksin. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*