Jasa Guru Sangat Besar Dalam Mencetak SDM Unggul dan Berakhlak Mulia

HARI GURU --Tampak Ketua Jam'iyyah SMP Islam Al Azhar 10, Novi Nursantini, SH tengah menyerahkan potongan tumpeng kepada Kepala SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan Drs. Nasikhun, MA saat peringatan Hari Guru di lingkungan sekolah itu, Jumat (25/11).

JAKARTA (WARTATOP) – Guru memiliki peranan yang sangat besar tidak saja dalam penciptaan SDM (Sumber Daya Manusia) unggul di berbagai aspek kehidupan manusia, tetapi juga dalam pengembangan pribadi-pribadi berakhlak mulia di masyarakat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat seharusnya menghargai jasa para pendidik di sekolah tersebut.

Kepala SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan, Jakarta Barat, Drs. Nasikhun, MA menegaskan hal itu dalam peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan sekolah binaan YPI Al Azhar itu, Jumat. Hadir dalam kesempatan itu selain para guru, juga Ketua Jam’iyyah SMP Islam Al Azhar 10, Novi Nursantini, SH, para karyawan, dan seluruh siswa.

Menurut Nasikhun, selama ini guru kerap dijuluki oleh banyak pihak sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Para guru sebaiknya tidak perlu mempersoalkan label itu, sebaliknya terus meningkatkan kemampuannya agar mereka dapat melaksanakan tugasnya sebagai pendidik di sekolah secara profesional dan penuh keikhlasan.

“Kita semua tahu, tidak mungkin ada presiden, menteri, gubernur, dokter, insinyur, atau lainnya tanpa peran guru. Mereka sukses menduduki jabatan-jabatan itu karena jasa guru yang telah mendidiknya di sekolah,” lanjutnya.

Karena itu, kata Nasikhun, semua elemen masyarakat seharusnya tidak melupakan jasa-jasa guru yang begitu besar dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. Sejalan dengan hal itu, ujarnya, ia sangat mengapresiasi jika ada pihak yang memberi penghormatan yang besar terhadap peran guru di sekolah.

Menurut Ketua Jam’iyyah SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan, Novi Nursantini, SH, pihaknya berharap peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan sekolah Al Azhar menjadi tradisi positif yang dapat dilaksanakan setiap tahun. Peringatan semacam itu dimaksudkan untuk menghormati jasa-jasa guru dalam mendidik para siswa di sekolah dan mengenang perannya yang begitu besar dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya secara pribadi selalu menghormati jasa-jasa guru di TK, SD, dan jenjang pendidikan lainnya. Karena itu, peringatan Hari Guru seperti ini seharusnya tidak hanya dilakukan di SMP, tetapi juga di TK dan SD,” lanjutnya.

Peringatan Hari Guru di SMP Islam Al Azhar 10 Kembangan yang dimotori oleh Jam’yyah dan OSIS itu selain diisi dengan kegiatan upacara, juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian kenang-kenangan dari OSIS kepada semua guru. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*