KPI Sayangkan Program TV yang Bermuatan Kekerasan di Bulan Ramadhan

JAKARTA (WARTATOP) — Munculnya program siaran televisi di bulan Ramadhan yang bermuatan kekerasan, melanggar norma kesopanan dan kesusilaan, serta merendahkan derajat manusia sangat disayangkan oleh KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Menurut komisioner KPI Pusat, Dewi Setyarini, tayangan televise yang seperti itu tentu mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

“Tayangan itu juga sarat dengan makian dan celaan, padahal yang diharapkan tentunya tayangan tersebut harus sesuai dengan spirit Ramadhan, kesederhanaan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesame,” tambahnya, Jumat.

Ia mengatakan dalam pantauan yang dilaksanakan selama 15 hari Ramadhan, KPI mengapresiasi insiatif pengelola televisi yang membuat program-program khusus Ramadhan yang bertujuan meningkatkan iman dan taqwa.

Namun demikian, kata Dewi, KPI menemukan adanya potensi pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) dalam konten siaran Ramadhan pada periode 15 hari itu.

Pelanggaran yang dilakukan adalah pada pasal 9 Standar Program Siaran (SPS) KPI tentang penghormatan terhadap norma kesopanan dan kesusilaan, pasal 15 tentang perlindungan anak dan remaja, serta pasal 17 tentang perlindungan kepada orang dan masyarakat tertentu.

“Selain tiga pasal itu, KPI juga melihat adanya pelanggaran atas penggolongan program siaran dengan klasifikasi remaja,” ungkapnya.

Menurutnya, KPI akan menyampaikan secara detil program siaran apa saja yang berpotensi melakukan pelanggaran atas P3 & SPS kepada publik, pada Jumat ini di kantor KPI Jl Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat.

Di samping itu, hasil evaluasi tersebut juga akan disampaikan kepada pengelola lembaga penyiaran agar dalam sisa waktu di bulan suci ini, dapat segera dilakukan perbaikan.

KPI berharap program Ramadhan yang hadir di layar kaca, selain dapat meningkatkan iman dan taqwa, juga mampu mengokohkan jati diri bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*