MK Hari Ini Putuskan Uji Materi Atas Pasal 14 Ayat 1 UU Permasyarakatan

JAKARTA (WARTATOP) — Uji materi atas ketentuan Pasal 14 ayat (1) Undang Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Permasyarakatan (UU Permasyarakatan) yang diajukan oleh lima narapidana kasus korupsi akan diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini.

Menurut juru bicara MK Fajar Laksono di Jakarta, Selasa, lima narapidana kasus korupsi yang mengajukan permohonan uji materi itu adalah Otto Cornelis Kaligis, Suryadharma Ali, Waryono Karno, Barnabas Suebu, dan Irman Gusman.

Pada sidang pendahuluan, para pemohon menyebutkan bahwa ketentuan a quo telah menghambat para pemohon untuk mendapatkan remisi.

Kuasa hukum para pemohon, Muhammad Rullyandi, mengatakan dalam ketentuan a quo tidak tertulis narapidana kasus korupsi tidak boleh mendapatkan remisi, sehingga seharusnya remisi juga menjadi hak para pemohon meskipun para pemohon adalah narapidana kasus korupsi.

“Di samping itu, kami juga berpendapat bahwa ketentuan a quo tidak sejalan dengan pasal 34A ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat pemberian remisi bagi narapidana korupsi,” ujar Rullyandi.

Menurut juru bicara MK Fajar Laksono, syarat dari pemberian remisi dalam ketentuan itu adalah narapidana akan diberikan remisi jika bersedia bekerja sama sebagai “justice collaborator”, dan narapidana yang bersangkutan telah membayar lunas denda serta uang pengganti.

Ia mengatakan dalam kasus korupsi, pihak yang berwenang untuk menentukan “justice collaborator” adalah penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kuasa hukum para pemohon Rullyandi mengatakan ketentuan itu jelas merugikan pihaknya, karena KPK dinilai para pemohon akan bersikap subjektif dalam menentukan “justice collaborator”. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*