Dua Politisi Golkar Diperiksa KPK Terkait Kasus E-KTP

JAKARTA (WARTATOP) — Dua politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa dan Chairuman Harahap, Selasa, diperiksa sebagai saksi dalam pengembangan kasus proyek KTP-elektronik (e-KTP).

“Hari ini ada sejumlah saksi yang diperiksa untuk pengembangan kasus KTP-e,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.

Saat dimintai keterangannya oleh wartawan, Agun tidak banyak memberikan penjelasan terkait pemeriksaannya sebagai saksi. Hingga pemeriksaan berlangsung, wartawan belum pun mendapatkan info terkait pemeriksaan mereka saksi untuk tersangka yang mana.

Chairuman Harahap yang juga mantan Ketua Komisi II DPR itu juga tidak memberikan komentar terkait kedatangannya ke KPK.

Di samping dua politisi Partai Golkar itu, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno juga mendatangi gedung KPK, Jakarta.

Sebelumnya beredar foto surat dengan kop dan cap KPK bernomor B-619/23/11/2017 perihal pemberitahuan dimulainya penyidikan tertanggal 3 November 2017. Dalam surat itu disebutkan bahwa pada Selasa, 31 Oktober 2017, dimulai penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP Elektronik) tahun 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri.

Kasus korupsi itu diduga melibatkanSetya Novanto bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjono, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dirjen Dukcapil Kemendagri dan kawan-kawan.

Para tersangka disangkakan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atas nama tersangka. (mustopa)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*