KPK Hari Ini Periksa Mantan Anggota DPR Terkait Kasus e-KTP

JAKARTA (WARTATOP) — Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Taufik Effendi akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-e).

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pemeriksaan terhadap Taufik Effendi untuk tersangka Markus Nari dijadwalkan Jumat.

Nama Taufik pernah disebut dalam dakwaan perkara KTP-e dengan terdakwa mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.

Saat itu ia sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat dan diduga menerima uang103 ribu dolar AS dari proyek senilai Rp5,95 triliun itu.

KPK telah memanggil beberapa anggota DPR dan mantan anggota DPR untuk penyidikan dengan tersangka Markus Nari, antara lain Ganjar Pranowo, Melchias Marcus Mekeng, Olly Dondokambey, Mirwan Amir, dan Tamsil Linrung. Hingga kini baru Mirwan Amir yang telah memenuhi panggilan KPK.

Mirwan yang mantan Wakil Ketua Banggar DPR itu mengatakan dirinya dikonfirmasi soal pembahasan anggaran proyek KTP-elektronik (KTP-e) saat diperiksa menjadi saksi untuk Markus Nari.

Saat sekarang Mirwan merupakan politisi Partai Hanura. Menurutnya, tidak ada lobi dari Markus Nari soal pengurusan penambahan anggaran proyek KTP-e saat itu.

Markus Nari yang saat itu anggota Komisi II dari Fraksi Partai Golkar disebut menerima sejumlah Rp4 miliar dan 13 ribu dolar AS dalam dakwaan Irman dan Sugiharto.

Mirwan Amir juga disebut menerima sejumlah 1,2 juta dolar AS dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. Namun, ia membantah telah menerima uang tersebut.

KPK telah menetapkan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Markus Nari sebagai tersangka dalam dua kasus terkait tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e). (mustopa}

Leave a comment

Your email address will not be published.


*