Belitung Butuh Bupati Berwawasan Ke Maritiman

JAKARTA-(WARTATOP)-Ditengah geliat pembangunan daerah pulau Belitung Provinsi Babel yang berjarak secara geografis tidak jauh dengan ibukota Jakarta dan Singapura nampaknya memerlukan kepemimpinan seorang Bupati yang berwawasan ke maritiman. Apalai daerah yang menjadi penghasil Timah dan pasir kwarsa sudah mulai bergeser kepada upaya baru pembangunan di bidang Pariwisata maka diperlukan industri baru untuk memompa ekoniomi masyarakat di daerah ini yang sudah gerah dengan keberadaan kapal isap beraktivitas di perairan laut sehingga merusak lingkungan akibat kegiaran eksploitasi timah di tengah laut kepulauan ini.

“Saya kira solusi tepat Belitung membutuhkan Bupati yang berwawasan ke maritiman kota. Daerah ini merupakan daerah pesisir kepulauan yang memiliki kekayaan alam perairan serta industri kelautan yang bisa mendongkrak ekonomi baru daerah jika dikelola serius, sayangnya belum ada yang mampu
menggarapnya,”ujar Warga Pulau Belitung di Jakarta Haris Fadillah SSos.MSi dalam percakapan dengan sejumlah media di Jakarta, Sabtu (3/2) menanggapi Pilkada di pulau Belitung.

Di laut kata Haris yang juga praktisi senior media,politikus dan Anggota Dewan Pengawas DPP Tantra mengatakan sebagai daerah kepulauan selama ini Belitung sekian lama hanya fokus mengenjot hasil galian berupa pasir timah atau hasil golongan C lainnya.

Akibatnya kondisi wilayahnya sebagian sudah banyak yang rusak karena galian penambangan, sementara masih banyak tersedia kekayaan alam laut yang berupa kualitas ekspor yang belum terekplorasi secara besar besaran termasuk kemungkinan pembangunan galang pengedokan kapal yang dulu pernah ada di masa PT Timah bisa dikembangkan termasuk potensi kelautan lainnya.

Begitu juga dengan potensi pariwisata pantainya negeri yang dikenal “Laskar Pelangi” bisa menjadi tujuan wisata pantai tingkat nasional.

“Seharusnya Belitung bisa menjadi tujuan utama wisata pantai, apalagi ini sudah ditetapkan menjadi KEK Tanjung Kelayang. Bahkan kini penerbangan ke Singapura dan Malaysia sudah terbuka.Sehingga potensi pariwisata pantai potensi kemaritiman akan menjadi solusi kedepan untuk kemajuan pulau
ini,”ujar Haris.

Namun sampai saat ini lanjutnya, seluruh potensi maritim ini belum mampu dikembangkan di Kabupaten Belitung, termasuk industri turunan dari produk maritimnya.

Sementara Pariwisata di pulau Timah ini juga belum terintegrasi pariwisata pantai dengan potensi kekayaan laut yang semestinya bisa dikembangkan lebih baik lagi oleh Bupati yang seorang teknorat dan memiliki wawasan ke maritiman. Ketika disinggung apakah ada calon Bupati yang ikut dalam
Pilkada memiliki wawasan tersebut, dia mengatakan pasti dan harus siap merubah arah pembangunan yang lebih maju.

“Ini harus dikembangkan setelah menjadi program pariwisata nasional, Belitung harus menjadi tujuan wisata dan termuat dari berbagai agen agen traveling yang berada di luar negeri,”kata Haris.

Selama ini kalau dilihat potensi pariwisata sudah mulai bergeliat, banyak wisatawan lokal dan luar negeri mulai berdatangan bahkan prasarana hotel serta makan kuliner khas daerah ikut berkembang, sehingga potensi tinggal ‘merubah masyarakatnya’ minded pariwisata dan terjamin rasa aman dengan membuat berbagai atraksi budaya lokal yang menjadi ikon bagi kekayaan dari kearifan lokal daerah.

Selain itu lanjut potensi perekonomian masyarakar pesisir nelayan di lokasi wisata harus dikembangkan diberikan keterampilan, nelayan bisa mengembangkan komoditas hasil laut yang bisa dijual sebagai sentra wisata pantai sehingga mereka ikut memajukan pariwisata pantai yang ada.

“Selama ini kondisi nelayannya disana masih minim dari sokongan pemerintah sehingga ini perlu dipacu kembali. Jadi proporsi masyarakat harus ikut dipacu dalam meningkatkan sektor maritim, bahkan untuk jangka panjang mengarah kepada industri besar. Saya melihat kondisi ini belum
berubah,”jelasnya.

Sebab selama ini jika melulu mengandalkan kepada usaha tambang timah dan pasir sudah jelas memberi dampak negatif. Sudah harus merubah arah pembangunan. Kerusakan akibat tambang laut tak kalah hebat dengan yang di darat. Terjadinya sedimentasi terhadap terumbu karang dan punahnya biota laut.

“Rusaknya wajah Belitung sebagai destinasi wisata di mata dunia akibat perusakan lingkungan. Hilangnya mata pencaharian para nelayan dengan kerugian ekonomi sangat besar dalam jangka panjang akibat rusaknya biota laut itu,”jelas Haris.(ASW)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*