WARTA TOP Kantongi Sertifikat Hak Merek Dari Ditjen HKI

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM memberikan sertifikat merek kepada media onlene wartatop.

Sertifikat Merek ditanda tangani oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM ub Direktur Merek dan Indikasi Geografis Fathlurachman SH MM dengan tercatat nomor permohonan D 002013060380 dan sudah terrigestrasi dengan nomor IDM 000521187.

Perlindungan hak merek itu sesuai dengan UU Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek berlaku untuk jangka waktu 10 tahun sejak penerimaan 17 Desember 2013 hingga 17 Desember 2023 dan bisa diperpanjang sesuai pasal 28 UU Tentang Merek.

Pemimpin Redaksi Koran TERBITTOP Haris Fadillah SSos MSi sekaligus juga pemilik hak merek onlene/media warta top mengungkapkan sertifikat merek dari Ditjen HKI diterimanya, Sabtu (3/3) melalui kiriman by Pos.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Ditjen HKI Kemenkum dan HAM yang telah menerima proses pengajuan dan menyetujui sehingga diberikan sertifikat merek.

“Pengajuan ke Ditjen HKI sejak 17 Desember 2013 melalui konsultan hak merek. Jadi proses disana hingga keluarnya persetujuan dan ditanda tangani sertifikat selama lebih kurang empat tahun,”jelas Haris.

Dikatakan dengan diberikan sertifikat Hak Merek Ditjen HKI tentu akan memberikan perlindungan hukum yang kuat dan
menjadikan produk media ini memiliki ciri khas yang beda dari pada yang lain. Dan sesuai dengan UU Merek juga akan memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek guna mencegah pihak-pihak lain untuk memasarkan.

Apalagi saat ini persaingan di dunia media baik cetak dan onlene semakin ketat sehingga bisa menimbukan hal hal yang bisa merugikan. Oleh sebab itu perlindungan hukum perlu untuk di lakukan, sehingga bila sewaktu waktu ada masalah bisa anda selesaikan dengan begitu mudah.

“Inilah arti penting dari pendaftaran merk dagang, sehingga akan lebih kuat, sehingga sewaktu waktu bisa digunakan untuk menjaga kelancaran usaha dan gangguan dari mana saja yang merugikan,” jelas haris.

Selain media warta top dia menyebutkan juga media terbittop sudah didaftarkan dan terrigistrasi di Ditjen HKI.(asw)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*