
Kendari – Tepat pada Minggu (15/3/2026), beredar ramai di media sosial berita-berita simpang siur yang menyeret nama salah satu tokoh Sultra sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) Anton Timbang.
berita mengenai kasus dugaan keterlibatan Ketua Kadin Sultra yang di duga sebagai tersangka kasus tambang ilegal di Desa Marambo Pantai, Kabapaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara sontak membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai Keabsahan dan kebenarannya di karenakan belum adanya konfirmasi juga Klarifikasi resmi dari berbagai pihak terutama dari Bapak Anton Timbang Sendiri. Sebelumnya, media nasional Tempo melaporkan bahwa Bareskrim Polri menetapkan Anton Timbang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pertambangan nikel ilegal. Dalam laporan tersebut disebutkan Anton Timbang yang juga menjabat Direktur PT Masempo Dalle diduga terlibat aktivitas pertambangan nikel di kawasan hutan di luar izin yang berlaku.
Menurut Jans Victor Selaku Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia-Kendari, Situasi saat ini merupakan suatu kondisi yang perlu di analisa dengan seksama karna beredarnya berita-berita dan rilisan yang bertebaran di media sosial seolah-olah sedang mengiring opini masyarakat khususnya masyarakat Sultra pada informasi yang sesat dan tidak bisa di pertanggung jawabkan kebenarannya.
“Kami telah menerima kabar langsung dari bapak Anton timbang dan benar saja penjelasan beliau betul bahwa berita yang sedang beredar memberitakan dirinya sebagai terangka dalam kasus tambang nikel tampa izin tersebut adalah berita yang tidak benar dan menggiring opini masyakat. ” Ujar Jans Victor.
“Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Sultra untuk berhati-hati dan bijak dalam menelaah suatu informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan disinformasi sampai kepada masyarakat lainnya”, Tutup Jans Victor.
